Keutamaan Hari Tasyrik

*~KEUTAMAAN HARI TASYRIK ~*

Allah berfirman,

ﻭَﺍﺫْﻛُﺮُﻭﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻓِﻲ ﺃَﻳَّﺎﻡٍ ﻣَﻌْﺪُﻭﺩَﺍﺕٍ

_“ Ingatlah Allah di hari-hari yang terbilang.”_ ( *QS. Al-Baqarah : 203*).

☀ Yang dimaksud dengan “hari-hari yang terbilang” adalah *tiga hari setelah Idul Adha*, yaitu *hari tasyrik* . Ini merupakan pendapat Ibnu Umar dan mayoritas ulama.

Adapun Ibnu Abbas dan Atha berpendapat bahwa “ hari-hari yang terbilang ” jumlahnya empat hari; Idul Adha dan 3 hari setelahnya. (Lathaiful Ma’arif , Hal. 314).

Allah Ta’ala mengistimewakan hari tasyrik, dengan Allah jadikan hari ini *sebagai waktu istimewa untuk berdzikir*. Sehingga Allah perintahkan kaum muslimin untuk memperbanyak dzikir di hari ini.

Dalam hadits dari Abdullah bin Qurth radhiyallahu ‘anhu , Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

ﺃَﻋْﻈَﻢُ ﺍﻟْﺄَﻳَّﺎﻡِ ﻋِﻨْﺪَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻳَﻮْﻡُ ﺍﻟﻨَّﺤْﺮِ، ﺛُﻢَّﻳَﻮْﻡُﺍﻟْﻘَﺮِّ

_“ *Hari yang paling agung* di sisi Allah adalah hari qurban (Idul Adha) kemudian hari al-qarr .”_ (HR. Abu Daud 1765)

☀ Yang dimaksud *hari ‘al-qarr’* adalah tanggal 11 Dzulhijjah. Ini berdasarkan keterangan Ibnu Khuzaimah, bahwa Abu Bakar mengatakan :

ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘَﺮِّ ﻳَﻌْﻨِﻲ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟﺜَّﺎﻧِﻲ ﻣِﻦْ ﻳَﻮْﻡِ ﺍﻟﻨَّﺤْﺮِ

_“Hari ‘al-qarr’ adalah hari kedua setelah hari qurban”._

Al Hasan Al Bashri mengatakan, “ Kebaikan di dunia adalah ilmu dan ibadah. Kebaikan di akhirat adalah surga. ”

Sufyan Ats Tsauri mengatakan,
“ Kebaikan di dunia adalah ilmu dan rizki yang thoyib. Sedangkan kebaikan di akhirat adalah surga. ”

• *Amalan-amalan di hari Tasyriq* :

1⃣  Anjuran *memperbanyak berdzikir*
Allah berfirman,

ﻭَﺍﺫْﻛُﺮُﻭﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻓِﻲ ﺃَﻳَّﺎﻡٍ ﻣَﻌْﺪُﻭﺩَﺍﺕٍ

_“ Ingatlah Allah di hari-hari yang terbilang.”_ (QS. Al-Baqarah : 203). Yaitu di hari tasyrik .

Dari Nubaisyah al-Hudzali radhiyallahu ‘anhu , bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

ﺃَﻳَّﺎﻡُ ﺍﻟﺘَّﺸْﺮِﻳﻖِ ﺃَﻳَّﺎﻡُ ﺃَﻛْﻞٍ ﻭَﺷُﺮْﺏٍ ﻭَﺫِﻛْﺮٍ ﻟِﻠَّﻪِ

_“Hari Tasyrik adalah hari makan, minum, dan banyak mengingat Allah.”_ (HR. Muslim, Ahmad, Abu Daud, Nasa’i).

☄ Menyemarakkan dzikir pada hari tasyrik , bisa dilakukan dalam beberapa bentuk, diantaranya ( Lathaiful Ma’arif , 504 – 505) :

🔸Melakukan *Takbiran* setiap selesai shalat wajib. Ini sebagaimana yang dilakukan para sahabat. Sebagaimana praktek Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu , bahwa beliau dulu bertakbir setelah shalat shubuh pada tanggal 9 Dzulhijjah sampai setelah dzuhur pada tanggal 13 Dzulhijjah.

2⃣. *Memperbanyak berdoa kepada Allah*.

Sebagian ulama menganjurkan untuk memperbanyak berdoa di hari ini.

✏  Ikrimah (murid Ibn Abbas) mengatakan :

ﻛﺎﻥ ﻳﺴﺘﺤﺐ ﺃﻥ ﻳﻘﺎﻝ ﻓﻲ ﺃﻳﺎﻡﺍﻟﺘﺸﺮﻳﻖ : *ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﺁﺗِﻨَﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﺣَﺴَﻨَﺔً ﻭَﻓِﻲ ﺍﻟْﺂﺧِﺮَﺓِ ﺣَﺴَﻨَﺔً ﻭَﻗِﻨَﺎ ﻋَﺬَﺍﺏَ ﺍﻟﻨَّﺎﺮِ*

” Doa berikut dianjurkan untuk dibaca pada hari tasyrik :

*RABBANAA AATINAA  FID-DUN-YAA HASANAH WA FIL AA-KHIRATI HASANAH, WA QINAA ADZAABAN-NAAR “* . ( Lathaiful Ma’arif , Hal. 505).

☄Abu Musa al-Asy’ari berceramah dalam khutbahnya ketika Idul Adha :

ﺑﻌﺪ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻨﺤﺮ ﺛﻼﺛﺔ ﺃﻳﺎﻡ ﺍﻟﺘﻲ ﺫﻛﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻷﻳﺎﻡ ﺍﻟﻤﻌﺪﻭﺩﺍﺕ ﻻ ﻳﺮﺩ ﻓﻴﻬﻦ ﺍﻟﺪﻋﺎﺀ ﻓﺎﺭﻓﻌﻮﺍ ﺭﻏﺒﺘﻜﻢ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﺰ ﻭ ﺟﻞ

_” Setelah hari raya qurban ada tiga hari, dimana Allah menyebutnya sebagai al-Ayyam al-Ma’dudat (hari-hari yang terbilang), *doa pada hari-hari ini, tidak akan ditolak*. Karena itu, perbesarlah harapan kalian_. (Lathaiful Ma’arif , Hal. 506).

Wallahu a’lam.

Advertisements

CEGAH DAN TANGANI SPEECH DELAY


Speech Delay atau keterlambatan bicara merupakan gangguan perkembangan yang sering dialami anak usia di bawah 7 tahun, yang bisa disebabkan oleh gangguan fisiologis (fungsi organ tubuh), patologis (penyakit), atau disebabkan kurangnya stimulus dari lingkungan (orangtua dan keluarga).
Gejalanya dapat dilihat dari kemampuan anak mengeluarkan kata, apakah sudah sesuai dengan tabel checklist indikator perkembangan untuk anak seusianya. Sebagai contoh, bayi usia 2bulan+ sudah mulai merespon dengan mengeluarkan suara “hoo” atau “hee”, usia 6 bulan+ sudah mulai mengoceh, dan sejak usia 1 tahun+ sudah dapat mengucapkan kata sederhana seperti mama, papa, air, dan sebagainya. Anak mulai merangkai kata menjadi kalimat (1 kalimat berisi 3-4 kata) setidaknya sejak usia 2 tahun, atau paling lambat 3 tahun.
Khusus untuk keterlambatan bicara yang disebabkan adanya gangguan fisiologis (seperti gangguan pendengaran, gangguan pada mulut, dan lain-lain)  ataupun patologis (misal, anak terkena serangan penyakit pada syaraf, dsb), hendaknya keluarga segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapat penanganan medis.
Sedangkan untuk keterlambatan bicara yang disebabkan kurang mendapat stimulus dari lingkungan, maka keluarga dapat melakukan 5 langkah berikut untuk mencegah ataupun menanganinya:
💝 MEMBERIKAN MPASI TEPAT SESUAI USIA
Memberikan Makanan Pendamping ASI dengan tekstur yang tepat sesuai usia akan mempengaruhi kemampuan verbal anak nantinya. Menurut panduan MPASI dari World Health Organization (WHO), sejak tiup lilin pertamanya anak sudah harus dapat berlatih memakan makanan keluarga.
Nah, untuk keluarga di Indonesia umumnya memakan nasi, maka anak pun sudah harus belajar mengunyah nasi (dimulai dari nasi lembut, hingga naik ke tekstur nasi keluarga). Selain itu, mengunyah finger food seperti sayuran dan buah serta biskuit juga penting untuk melatih kemampuan oral motorik anak, yang berpengaruh pada perkembangan kemampuan verbal anak (terutama pada pelafalan).
💝 MELATIH ANAK MENGHISAP DAN MENIUP
Masih dalam rangka menstimulus kemampuan oral motoriknya, selain memberikan makanan yang tepat anak juga dapat diajak untuk berlatih menghisap dan meniup.
Hentikan penggunaan botol dot dan gantilah dengan gelas sedotan untuk melatih kemampuan menghisap. Kemudian, Ayah Bunda dapat melatih kemampuan meniup anak dengan sering mengajaknya bermain balon sabun, ataupun meniup balon karet.
💝 RUTIN BERINTERAKSI DENGAN ANAK
Yang paling utama, sediakan waktu berkualitas yang cukup untuk selalu berinteraksi dengan anak. Hindari interaksi yang sifatnya hanya 1 arah seperti menyuruh mandi, mengajak makan, dan berbagai rutinitas harian lainnya.
Mulailah berinteraksi lebih “humanis” dengan anak-anak, seperti mengajaknya menceritakan kegiatan hari itu, atau menanyakan perasaannya tentang sesuatu. Ayah Bunda juga dapat mengajak anak membahas teman-teman atau keluarganya.
Interaksi berarti komunikasi yang terjadi 2 arah bolak-balik. Maka berinteraksi dengan anak akan meningkatkan kemampuan verbal dan komunikasinya.
💝 MEMBACAKAN BUKU
Membacakan buku dapat menambah tabungan kosakata anak dengan cepat dan dalam jumlah yang jauh lebih banyak daripada percakapan sehari-hari, karena dialog dan narasi yang ada di buku cerita memiliki kosakata yang banyak dan seringkali jarang didengar anak di kesehariannya.
Buatlah program membacakan buku secara rutin setiap hari, setidaknya 5-15 menit, dan tambahkan waktu sekitar 5-10 menit lagi untuk membahas buku yang baru saja dibaca tersebut dengan anak.
💝 MELAKUKAN DIET ‘SCREEN’
TV, gadget, atau perangkat elektronik berlayar lainnya hanya menawarkan interaksi 1 arah pada anak. Maka memberlakukan diet screen sangat diperlukan bila Ayah Bunda menginginkan anak terhindar ataupun ‘sembuh’ dari gangguan speech delay.
Sesuai rekomendasi Asosiasi Dokter Anak Amerika, batasan paparan dengan layar adalah sebagai berikut:
0-2 tahun : Tidak boleh sama sekali.

2-5 tahun : 1 jam (dipecah menajdi beberapa sesi dalam sehari).
Overall, seringlah mengajak anak berkegiatan bersama sambil terus mengajaknya mengobrol. berbagai pengalaman inderawi yang dialami anak akan mencegahnya dari gangguan speech delay, sekaligus turut menstimulus berbagai kemampuan senso-motorik anak lainnya.
Jika Ayah Bunda merasa membutuhkan saran atau bantuan profesional, maka mendatangi dokter spesialis anak, dokter rehab medik, ataupun psikolog akan menjadi keputusan yang tepat.
Ayo cegah dan lawan speech delay! 
😍😍😍😍😍😍😍

​PAUD ITU USIA BERMAIN

 ada seorang ibu bertanya kepada saya, Bang Imam Kinali Bekasi anak saya kok kalau disekolah pendiam, tetapi kalau di rumah malah sebaliknya, crewet…
Jawaban ini harus dipilah dari 2 sisi, sisi sekolah dan sisi di rumah dan lingkungannya …


~ jawaban dan sekaligus kritik untuk sekolah, siibu saya tanya, apakah ibu mendapatkan laporan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) dari sekolah, misalnya mingguan, bulanan atau masalah tertentu harian anak seperti apa?
si ibu jawab tidak pernah.
saya lanjutkan bertanya apakah ibu pernah diundang kelas parenting di sekolah anak ibu?
jawabnya sama, tidak pernah
pertanyaan saya, apakah anak ibu diantar ke sekolah dan di jemput selalu tepat waktu?
jawab si ibu, iya
kemudian, saya lanjutkan apakah anak ibu diantar baby sister (pembantu)?
jawabnya iya
~ saya mau juga mengoreksi saat anak sedang di rumah, ketika pulang sekolah, apa yang dilakukan anak dan ditawarkan ketika berada di rumah?
dikasih makan, main game (di tv atau handphone), nonton tv (film anak-anak tentunya), tidur siang, mandi, apakah semua ini sudah dilakukan dengan baik?
jawab si ibu, iya, kalau soal ini saya ketat
Ibu ini heran, anak saya apa tidak cocok sekolah disitu ya?
SAYA BILANG COCOK, CUMA …
Ya itu nasehat saya, ibu-ibu guru dan bunda PAUD di sekolah (untuk yang PAUD Formal/TK/RA) ya kalau boleh berikan keterangan yang benar tentang STPPA anak kepada ibunya, minimal per minggu, 1 x sebulan dan tiap 3 bulanan.
Kemudian buat kelas parenting dan kelas memasak menu makanan (sarapan) anak, apakah tiap bulan atau minimal 1 x per 3 bulan (2x per semester)
ibu guru/bunda PAUD jangan selalu memberikan pelajaran kepada anak usia PAUD di ruangan kelas, coba bagi waktunya eksplor di luar ruangan (masih di lokasi sekolah), bukankah anak ingin diajari keberanian, mandiri, dan berkarakter?
Ibu guru/bunda PAUD, sudahkah ada waktu anak untuk bermain setiap hari di sekolah (adakah alat/peraga bermain peran, karakter, dan menjalankan ibadah di sekolah) kalau ada, coba setiap hari diterapkan, tetapi tergantung mood anak ya
Jawaban untuk Si Ibu yang memiliki anak PAUD, coba anak diantarkan minimal 0,5 jam (setengah jam) sudah sampai di sekolah sebelum jam belajar, agar anak bisa bermain terlebih dahulu dan bersosialisasi dengan anak lainnya.
Saat mau dijemput, tawarkan anak apakah ia mau ingin bermain lagi dengan teman-temannya di halaman sekolah (main ayunan, main pasir, dan alat peraga lainnya)
Saat di rumah, anak tidak boleh diberikan kebebasan untuk nonton film game semaunya, atau lewat hp, karena prinsip sang ibu yang penting anaknya ANTENG (tidak rewel)
Yang terakhir buat ibu guru/bunda PAUD dan ibu si anak, ada yang selalu terlupakan, bahwa anak belum pernah ditanya dan diberikan pilihan untuk BERMAIN, YA… BERMAIN.
Coba, setiap hari ditanya, hari ini senang ga BERMAIN DI SEKOLAH DAN BERMAIN DI RUMAH …
Berapa jam, anak dikasih waktu bermain (bersosialisasi dengan teman) baik di rumah maupun di sekolah?
Bukankah anak usia PAUD adalah anak yang harus cukup waktu bermainnya, 
Motto PAUD saja kita jangan lupa, “BELAJAR SAMBIL BERMAIN, BERMAIN SAMBIL BELAJAR” 
Ayo bu guru/bunda PAUD dan ibu-ibu yang punya anak usia PAUD, patuhi saja motto itu, kembalikan anak (beri kebebasan positif) untuk waktu BERMAIN …
ANAK PAUD HARUS BANYAK WAKTU BERMAIN
WARNING : Jangan Rampas Waktu Bermain Anak Karena Sudah Sekolah PAUD”
Semoga bermanfaat
Bekasi, 14 Maret 2017
#BangImamBerbagi

​#Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?

Ketika ijazah S1 sudah di tangan, teman-temanmu yang lain sudah berpenghasilan, sedangkan kamu, dari pagi hingga malam sibuk membentuk karakter bagi makhluk yang akan menjadi jalan surga bagi masa depan. Mainkan saja peranmu, dan tak ada
yang tak berguna dari pendidikan yang kau raih, dan bahwa rezeki Allah bukan hanya tentang penghasilan kan? Memiliki anak-anak penuh cinta pun adalah rezeki-Nya.

Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?
Ketika pasangan lain mengasuh bersama dalam cinta untuk buah hati, sedang kau terpisah jarak karena suatu sebab. Mainkan saja peranmu, suatu hari percayalah bahwa Allah akan membersamai kalian kembali.

Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?
Ketika nyatanya kondisi memaksamu untuk

bekerja, meninggalkan buah hati yang tiap pagi

melepas pergimu dengan tangis. Mainkan saja

peranmu, ya mainkan saja, sambil memikirkan cara agar waktu bersamanya tetap berkualitas.

Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?
Ketika katamu lelah ini seakan tiada habisnya,

menjadi punggung padahal rusuk. Mainkan saja peranmu, bukankah semata-mata mencari ridha Allah? Lelah yang Lillah, berujung maghfirah. Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?
Ketika belahan jiwa nyatanya bukan seperti

imajinasimu dulu, mainkan saja peranmu,

bukankah Allah yang lebih tahu mana yang terbaik untukmu? tetap berjalan bersama ridha-Nya dan ridhanya, untuk bahagia buah cinta.

Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?
Ketika timbul iri pada mereka yang dalam hitungan dekat setelah pernikahannya, langsung Allah beri anugerah kehamilan, sedangkan kau kini masih menanti titipan tersebut. Mainkan saja peranmu dengan sebaik-sebaiknya sambil tetap merayu

Allah dalam sepertiga malam menengadah mesra bersamanya. Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?
Ketika hari-hari masih sama dalam angka menanti, menanti suatu bahagia yang katamu bukan hanya untuk satu hari dan satu hati. Mainkan saja peranmu sambil perbaiki diri semata-mata murni karena ketaatan pada-Nya hingga laksana zulaikha yang sabar menanti Yusuf tambatan hati, atau bagai Adam yang menanti Hawa di sisi. Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?
Ketika ribuan pasangan pengantin mengharapkan amanah Ilahi, membesarkan anak kebanggaan hati, dan kau kini, membesarkan, mengasuh dan mendidik anak yang meski bukan dari rahimmu. Mainkan saja peranmu, sebagai ibu untuk anak dari rahim saudarimu. Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?
Ya, taat. Bagai Nabiyullah Ibrahim, melaksanakan peran dari Allah untuk membawa istri dan anaknya ke padang yang kering. Kemudian, rencana Allah luar biasa, menjadikannya kisah penuh hikmah, catatan takdir manusia. Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?
Ya, taat. Bagai Nabiyullah Ayub yang nestapa

adalah bagian dari hidupnya, dan kau dapati ia

tetap mempesona, menjadikannya kisah sabar

yang tanpa batas berujung surga. Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?
Ya, taat. Bagai nabiyullah lainnya. Berkacalah pada mereka, dan jejaki kisah ketaatannya, maka taat adalah cinta. Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?
Taat yang dalam suka maupun tidak suka.Taat

yang bukan tanpa keluh, namun mengupayakan agar keluh menguap bersama doa-doa yang mengangkasa menjadikan kekuatan untuk tetap taat.

Mainkan saja peranmu, dalam taat kepada-Nya, dan karena-Nya.
Just sharing…

Semoga bermanfaat… 💝

*DAHSYATNYA ISTIGHFAR*

••••••••••••••••••••••••••
Imam Ahmad bin Hambal Rahimakumullah (murid Imam Syafi’i) dikenal juga sebagai Imam Hambali. Dimasa akhir hidupnya beliau bercerita;
Suatu waktu (ketika saya sudah usia tua) saya tidak tau kenapa ingin sekali menuju satu kota di Irak. Padahal tidak ada janji sama orang dan tidak ada keperluan.
Akhirnya Imam Ahmad pergi sendiri menuju ke kota Bashrah. Beliau bercerita;

Begitu tiba disana waktu Isya’, saya ikut shalat berjamaah isya di masjid, hati saya merasa tenang, kemudian saya ingin istirahat.
Begitu selesai shalat dan jamaah bubar, imam Ahmad ingin tidur di masjid, tiba-tiba Marbot masjid datang menemui imam Ahmad sambil bertanya; “Kamu mau ngapain  disini, syaikh?.”
———– Penjelasan ————-
Kata “syaikh” bisa dipakai untuk 3 panggilan:

1⃣bisa untuk orang tua, 2⃣orang kaya ataupun 3⃣orang yg berilmu. 

Panggilan Syaikh dikisah ini panggilan sebagai orang tua, karena marbot taunya sebagai orang tua.

———————————
Marbot tidak tau kalau beliau adalah Imam Ahmad. Dan Imam Ahmad pun tidak memperkenalkan siapa dirinya. 
Di Irak, semua orang kenal siapa imam Ahmad, seorang ulama besar & ahli hadits, sejuta hadits dihafalnya, sangat shalih & zuhud. Zaman itu tidak ada foto sehingga orang tidak tau wajahnya, cuma namanya sudah terkenal.
Imam Ahmad menjawab,  “Saya ingin istirahat, saya musafir.”

Kata marbot, “Tidak boleh, tidak boleh tidur di masjid.”
Imam Ahmad bercerita,

“Saya didorong-dorong oleh orang itu disuruh keluar dari masjid, Setelah keluar masjid, dikuncinya pintu masjid. Lalu saya ingin tidur di teras masjid.”
Ketika sudah berbaring di teras masjid Marbotnya datang lagi, marah-marah kepada Imam Ahmad. “Mau ngapain lagi syaikh?”_ Kata marbot. 

“Mau tidur, saya musafir”_ kata imam Ahmad.
Lalu marbot berkata;

“Di dalam masjid gak boleh, di teras masjid juga gak boleh.”_ Imam Ahmad diusir. Imam Ahmad bercerita, _”saya didorong-dorong sampai jalanan.”
Disamping masjid ada penjual roti (rumah kecil sekaligus untuk membuat & menjual roti). Penjual roti ini sedang membuat adonan, sambil melihat kejadian imam Ahmad didorong-dorong oleh marbot tadi. 
Ketika imam Ahmad sampai di jalanan, penjual roti itu memanggil dari jauh; “Mari syaikh, anda boleh nginap di tempat saya, saya punya tempat, meskipun kecil.”
Kata imam Ahmad, “Baik”. Imam Ahmad masuk ke rumahnya, duduk dibelakang penjual roti yg sedang membuat roti (dengan tetap tidak memperkenalkan siapa dirinya, hanya bilang sebagai musafir).
Penjual roti ini punya perilaku khas, kalau imam Ahmad ngajak bicara, dijawabnya. Kalau tidak, dia terus membuat adonan roti sambil *(terus-menerus)* melafalkan *ISTIGHFAR.* _”Astaghfirullah”_
Saat memberi garam, _astaghfirullah_, memecah telur_astaghfirullah_ ,  mencampur gandum _astaghfirullah_ . Dia senantiasa mengucapkan _istighfar_.  Sebuah kebiasaan mulia. Imam Ahmad memperhatikan terus.
Lalu imam Ahmad bertanya, _”sudah berapa lama kamu lakukan ini?”_
Orang itu menjawab; 

“Sudah lama sekali syaikh, saya menjual roti sudah 30 tahun, jadi semenjak itu saya lakukan.”

 

Imam Ahmad bertanya;

“Apa hasil dari perbuatanmu ini?”
Orang itu menjawab;

“(lantaran wasilah istighfar) tidak ada hajat/keinginan yg saya minta, kecuali PASTI dikabulkan Allah. semua yg saya minta ya Allah…., langsung diwujudkan.”
Rasulullah

 صلى الله عليه وسلم 

pernah bersabda;
“Siapa yg menjaga istighfar, maka Allah akan menjadikan jalan keluar baginya dari semua masalah dan Allah akan berikan rizki dari jalan yg tidak disangka-sangkanya.”
Lalu orang itu melanjutkan, “Semua dikabulkan Allah kecuali satu, masih satu yg belum Allah beri.”
Imam Ahmad penasaran lantas bertanya;

“Apa itu?”
Kata orang itu;

“Saya minta kepada Allah supaya dipertemukan dengan imam Ahmad.”
Seketika itu juga imam Ahmad bertakbir, _”Allahu Akbar..!  *Allah telah mendatangkan saya jauh dari Bagdad pergi ke Bashrah dan bahkan – sampai didorong-dorong oleh marbot masjid – Sampai ke jalanan ternyata karena ISTIGHFARMU.”*
Penjual roti itu terperanjat, memuji Allah, ternyata yg didepannya adalah Imam Ahmad.
Ia pun langsung memeluk & mencium tangan Imam Ahmad.
(SUMBER: Kitab Manakib Imam Ahmad)
Wallohu a’lam
Saudaraku & Sahabatku tercinta….. Mulai detik ini – marilah senantiasa kita hiasi lisan kita dengan ISTIGHFAR – kapanpun dan di manapun kita berada.
———————–

Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam dan Zaid bin Haritsah

​Bismillahirrahmaanirrahiim

Ingatlah kisah Perang Mu’tah, ketika tiga sahabat mulia yang menjadi panglima pasukan Islam gugur di tangan orang Romawi. Panglima pertama yang gugur adalah Zaid bin Haritsah. Ia adalah orang yang paling dekat dan disayang oleh Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam. Ketika kecil Zaid bin Haritsah diculik gerombolan perampok dan dibawa sebagai budak entah ke mana. Haritsah, ayah Zaid, sangat mengkhawatirkan nasib putra kesayangannya. Ia berkelana dari kampung ke kampung mencari anaknya tanpa hasil. 
Ternyata, Zaid kecil dibeli oleh Hakim bin Hizam yang kemudian memberikan Zaid kepada bibinya, Bunda Khadijah binti Khuwailid. 
Zaid dikenal sebagai Zaid bin Muhammad sampai turun ayat Al Quran yang menyatakan bahwa anak angkat tidak bisa mewarisi harta ayah angkatnya. Anak kandunglah yang bisa mewarisi harta ayahnya. Setelah itu, Zaid kembali disebut Zaid bin Haritsah.

Sumber: Buku Muhammad Teladanku 

Wallahu’alam bish-shawabi

💫💫💫

Allahumma Shalli ‘ala Muhammad Wa ‘alla aali Muhammad

Barakallahu Fiikum 😊

“Happy with Siroh – Happy with Muhammad Teladanku” 

©Gen’ TaRa – Generasi Cinta Rasul – SDI Jabar

KEUTAMAAN MEMBACA SURAT AL-MULK

​💍 *SERI TARGHIB WA TARHIB*

Wahai kaum muslimin bacalah surat Al-Mulk, karena surat Al-Mulk akan memberi syafa’at bagi pembacanya

Wahai kaum muslimin bacalah surat Al-Mulk,  karena Allah Ta’ala akan mengampuni dosa pembacanya

Wahai kaum muslimin bacalah surat Al-Mulk setiap malam sebelum tidur, karena surat Al-Mulk akan menjadi penghalang dari siksa kubur

Wahai kaum muslimin bacalah surat Al-Mulk setiap malam sebelum tidur, karena siapa yang membacanya akan mendapatkan kebaikan yang banyak,

Perhatikanlah hadist berikut ini:

🌸 عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ  إِنَّ سُورَةً مِنَ الْقُرْآنِ ثَلاَثُونَ آيَةً شَفَعَتْ لِرَجُلٍ حَتَّى غُفِرَ لَهُ وَهِىَ سُورَةُ تَبَارَكَ الَّذِى بِيَدِهِ الْمُلْكُ

✅ Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, *“Ada suatu surat dari al qur’an yang terdiri dari tiga puluh ayat dan dapat memberi syafa’at bagi yang membacanya, sampai dia diampuni, yaitu: “Tabaarakalladzii biyadihil mulku…* (surat Al Mulk)” (HR. Tirmidzi no. 2891, Abu Daud no. 1400, Ibnu Majah no. 3786, dan Ahmad 2/299).

☑ Abul ‘Abbas Ibnu Taimiyah dalam Majmu’ Al Fatawa (22/277) mengatakan bahwa hadits tersebut shahih.

☑ Muhammad bin ‘Ali Asy Syaukani dalam Nailul Author (2/227) mengatakan bahwa hadits tersebut memiliki penguat dengan sanad yang shahih.

☑ Syaikh Al Albani dalam Shahih Al Jaami’ (2091) mengatakan bahwa hadits tersebut hasan.
🌸 عن عبد الله بن مسعود قال : من قرأ { تبارك الذي بيده الملك } كل ليلة منعه الله بها من عذاب القبر وكنا في عهد رسول الله صلى الله عليه و سلم نسميها المانعة وإنها في كتاب الله سورة من قرأ بها في كل ليلة فقد أكثر وأطاب
✅ Dari ‘Abdullah bin Mas’ud, ia berkata, *“Barangsiapa membaca “Tabarokalladzi bi yadihil mulk” (surat Al Mulk) setiap malam, maka Allah akan menghalanginya dari siksa kubur*. Kami di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menamakan surat tersebut “al Mani’ah” (penghalang dari siksa kubur).  Dia adalah salah satu surat di dalam Kitabullah. *Barangsiapa membacanya setiap malam, maka ia telah memperbanyak dan telah berbuat kebaikan.”* (HR. An Nasai dalam Al Kabir 6/179 dan Al Hakim. Hakim mengatakan bahwa sanad hadits tersebut shahih.

✔ Setiap orang akan meninggal, kita semua akan meninggal cepat atau lambat, tidak ada yang mengetahui kapan kita meninggal, bisa nanti, bisa besok, bisa lusa, dst…

✔ Setelah itu kita akan dikubur di tanah, sendirian, sangat gelap, menakutkan, didatangi malaikat Munkar dan Nakir menanyakan tiga pertanyaan kepada kita…

❓Apakah kita menginginkan selamat di alam kubur?

Ingin bebas dari siksa kubur?

✔ Pasti kita semua menginginkan selamat dari siksa kubur, kita menginginkan mendapatkan nikmat kubur…

✅ *Jika anda ingin selamat dari siksa kubur , bacalah surat Al-Mulk sebelum tidur secara rutin…*

✔ Sebuah Kisah Nyata (kisahnya kurang lebih),

Ada seseorang yang sms syeikh Ali Jabir hafizhahullah, *menanyakan tentang bau harum yang muncul sewaktu menguburkan ibunya yang meninggal dunia,* orang-orang yang mengantarkan jenazah ke kuburan saling melihat, bertanya-tanya siapa yang memakai minyak wangi yang sangat harum menyengat, namun tidak ditemukan orangnya, ternyata bau harum itu muncul dari kuburan ibu itu, bahkan bau harum itu muncul bersamaan dengan munculnya asap dari tanah kuburannya. Kemudian Syeikh Ali Jabir bertanya kepada dia, amalan apa yang dilakukan ibumu sewaktu hidup? Dia menjawab tidak ada, bahkan ibunya itu orang awam (biasa), *namun dia bilang bahwa ibunya rutin membaca surat Al-Mulk tiap malam sebelum tidur, jadi karena itulah kuburan ibumu mengeluarkan bau yang sangat harum… Subhanallah…*

✔ Wahai kaum muslimin, jadikanlah ibroh  (pelajaran) dari kisah di atas,

*Maka berusahalah untuk membaca surat Al-Mulk setiap malam sebelum tidur secara rutin, semoga Allah Ta’ala memberikan nikmat kubur kepada kita semua dan menyelamatkan dari siksa kubur…aammiin*

Wallahu A’lam. 

🖋 Ustadz Agus Santoso, M.P.I 

🌐 Group BIS & BMS – Dakwah Untuk Umat 💐

══════ ❁✿❁ ══════

📢 *Published By*:

♻ Group WA Bimbingan Muslim Shalih (BIS) & Bimbingan Mar’ah Shalihah (BMS)

Admin:

📲 *082344096067 (Ikhwan)*

📲 *085642021053 (Akhwat)*

Ketik: daftar#nama#asal

📮Telegram

@moslemlearning

@alquranalhadits

•┈┈•••○○❁🌸❁○○•••┈┈•

📚 Kurikulum Bimbingan : 

Aqidah, Fikih, Hadits, Manhaj, Adab, Petuah Ulama, Tazkiyatun Nufus, Kesehatan Muslimah, Dll.

•┈┈•••○○❁🌸❁○○•••┈┈•